Selasa, Oktober 26, 2021
Home > MALUT > Halmahera Barat > Disperindagkop Halbar Ancam Beri Sanksi Penimbun Sembako

Disperindagkop Halbar Ancam Beri Sanksi Penimbun Sembako

Tim Disperindagkop Halbar saat melakukan inspeksi ke sejumlah agen sembako di Kota Jailolo

JAILOLO – Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) menyiapkan sanksi tegas bagi pedagang sembako yang melakukan penimbunan dan menaikkan harga seenaknya.

Kepala Disperindagkop-UKM Halbar, Martinus Djawa mengatakan, sejak Sabtu (21/32020) lalu, tim yang dibentuk telah sudah mulai melakukan inspeksi di sejumlah agen sembako di Kota Jailolo dan sejumlah kecamatan. Hingga saat ini stok dan harga embako masih tetap aman dan stabil.

“Namun ada kenaikan harga gula pasir dan stoknya juga sudah menipis. Kenaikan harga gula dan stoknya menipis terjadi itu terjadi secara nasional, namun kami sudah menyampaikan kepada distributor untuk segera melakukan pengadaan, sehingga tidak terjadi kelangkaan,” ungkapnya, Kamis (26/3/2020).

Mantan Kadis Pperindagkop Provinsi Maluku Utara ini mengemukakan, inspeksi ini dilakukan tiap tiga hari sekali, memantau sejumlah distributor untuk memastikan ketersedian sembako dan harga sembako.

”Jadi kami berharap, distributor maupun agen jangan melakukan penimbunan sembako dan menaikan harga secara sepihak, karena tim akan terus melakukan pemantauan di lapangan,” cetusnya.

Untuk menjamin agar agen maupun distributor sembako tidak melakukan penimbunan di tengah maraknya wabah covid-19, maka Disperindagkop Halbar akan mengeluarkan surat peringatan untuk tidak melakukan penimbunan sembako.

“Jika kedapatan distributor melakukan penimbunan sembako dan menaikan harga, maka ijzin usahanya dicabut,” tegasnya.(ms/all)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!