UNBK SMAN 6 Haltim Kena Pungutan, Wali Siswa Menjerit


MABA – Sejumlah orang tua wali siswa kelas XII (dua belas) di SMA Negeri 6 Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) mengaku kecewa dengan pungutan jelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun 2020 ini.

Meski pungutan yang disebut sebagai partisipasi, itu telah disepakati bersama pihak sekolah melalui komite sekolah dengan orang tua wali siswa, namun, masih ada orang tua wali siswa yang merasa berat dengan besaran uang pungutan tersebut.

Betapa tidak, per-setiap siswa dipungut sebesar Rp 1 juta. Sementara jumlah siswa di kelas XII yakni 70 orang lebih.

Hal ini diduga telah bertentangan dengan Permendikbud pasal 17 ayat 2 yang menegaskan bahwa, (2) Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan/atau Satuan Pendidikan tidak diperkenankan memungut biaya pelaksanaan UN dari peserta didik, orang tua/wali, dan/atau pihak yang membiayai peserta didik.

“Kan dana BOS dari kementerian untuk siswa itu ada setiap tahun, masuk ke rekening sekolah. Per siswa itu sebesar Rp 1,5 juta dalam satu tahun, masa sekolah berasalan tidak ada anggaran, ini tidak masuk akal, ” tegas Man (46) salah satu orang tua siswa, Minggu (22/04/2020).

Man pun mengaku sebagian besar orang tua siswa yang lain sebenarnya berat hati dengan kesepakatan itu. Hanya saja karena tak ada pilihan lain mereka pun terpaksa harus membayarnya.

“Saya sangat kecewa. Seharusnya uang itu tidak lagi dibebankan kepada orang tua siswa, karena dana BOS yang begitu besar, tidak termanfaatkan dengan baik oleh pihak sekolah. Begitu menjelang ujian orang tua dikumpulkan lalu diminta pungutan yang dikemas dengan kata partisipasi dan ini berulang-ulang kali dilakukan pihak sekolah. Saya pun terpaksa pinjam uang ke tengkulak untuk membayar beban sebesar itu,” ungkap pria yang hanya berprofesi sebagai petani kelapa ini.

Dirinya juga meminta agar Tim pengelola dana BOS bisa mengontrol penggunaan BOS oleh pihak sekolah yang kelihatannya pihak sekolah diduga semena-mena menggunakan anggaran tersebut.

“Belum lagi setiap bulan kami harus membayar iuran komite yang dibijaki pihak sekolah per siswa dikenakan Rp 75 ribu perbulan. Pendidikan gratis posisi?,” cetusnya dengan sindiran program pendidikan gratis dari Pemda Haltim yang nyatanya tidak gratis.

Sementara itu Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Haltim, Lasiali membantah bila pihaknya disebut melakukan pungutan, seraya ‘melempar bola’ bahwa pungutan dimaksud adalah antara komite dan orang tua wali.

“Kesepakatan partisipasi itu kami tidak tahu, karena diinisiasi oleh komite kepada orang tua siswa. Namun kami tahu rapat komite dengan orang tua siswa hari itu,” kata Lasiali saat dikonfirmasi wartawan via telepon.

Kata dia, pihaknya hingga saat ini belum bisa mencairkan dana BOS, sehingga sekolah tidak memiliki anggaran untuk melaksanakan UNBK ini. Meski pihaknya mendapatkan bantuan dari dinas terkait.

“Kami tidak memiliki anggaran, membeli kertas saja tidak bisa, mau utang takut membebani sekolah. Kami dibantu dinas terkait namun kecil, baru harus ditarik di buli, kalau saya ke buli dan ambil uang bantuan dari dinas, saya balik ke Lolobata habis uang itu kepake transportasi. Sementara dana BOS belum bisa dicairkan saat ini,” ujarnya.

Dia pun meminta agar selidiki juga seluruh sekolah-sekolah SMA/SMK yang ada di Haltim, yang mungkin saja melakukan pungutan yang sama dikarenakan dana BOS belum cair.

“Bisa jadi mereka juga melakukan pungutan terhadap orang tua siswa di sekolah mereka, “pintanya mengakhiri.(af/red)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

KPU Halbar Lantik 507 Anggota PPS Terpilih

Sen Mar 23 , 2020
MABA – Sejumlah orang tua wali siswa kelas XII (dua belas) di SMA Negeri 6 Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) mengaku kecewa dengan pungutan jelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun 2020 ini. Meski pungutan yang disebut sebagai partisipasi, itu telah disepakati bersama pihak sekolah melalui komite sekolah dengan orang […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!