Rabu, Oktober 27, 2021
Home > MALUT > Kota Tidore > Gerakan Rp1.000 Rupiah Peduli Rifka Abdullah

Gerakan Rp1.000 Rupiah Peduli Rifka Abdullah


TIDORE – Sejumlah elemen organisasi mendeklarasikan Gerakan Rp1.000 Rupiah Peduli Rifka Abdullah, balita yang menderita Hydrosafalus.

Jelas saja pengobatannya membutuhkan biaya besar. Puluhan juta diperlukan untuk penyembuhan balita 11 bulan asal Desa Bale, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan itu.

Untuk itu, sejumlah elemen dan organisasi mendeklarasikan gerakan ini, dengan tujuan menghimpun dana kemanusiaan dari masyarakat luas. Dana itu dipakai untuk meringankan biaya pengobatan dan perawatan Rifka. Dengan demikian mengurangi beban keluarga penderita.

“Setelah dari ruang UGD, Rifka berpindah di ruang anak dan dilayani dari tim relawan gerakan 1000 rupiah untuk Rifka. Tetapi di RUSD, berbagai bantuan juga dari berbagai organisasi maupun komunitas peduli di Kota Tikep dengan tujuan menyerahkan bantuan dana pengobatan Rifka Adbdulah,” kata salah satu relawan Gerakan 1000 Rupiah Peduli Rifka dari Oba, Ragwan, Minggu (15/3/2020).

Selain bantuan dari berbagai organisasi dan Komunitas, dan bila mana yang berkeinginan menyumbangkan bantuan, bisa secara langsung melewati via transver lewat rekening atas nama Sartika Hasan dan Awaluddin.

“Sementara total dana bantuan untuk pengobatan Rifka Abdullah per tanggal 14 maret 2020 berjumlah Rp.99.000.000. Sekedar informasi, pasien Rifka telah di rujuk dari RSUD Tikep ke Rumah Sakit Umum CHB Ternate,” ujarnya.

“Untuk itu, kami yang tergabung dalam relawan gerakan 1000 rupiah untuk Rifka menguncapkan terima kasih banyak yang tak terhingga kepada kawan-kawan dari Bawaslu Kota Tikep, Fatayat NU Ansor, PMII Cabang Tidore, NU Kota Tikep, Pramuka Ranting Oba, HIMPA Bale, dan IPPMT. Selain itu, rasa syukur kepada Ikatan Istri Anggota Dewan Kota Tikep (IIAD), DPW Tikep, PPK Provinsi Maluku Utara, PPNI Tikep, Osis SMA Negeri 3 Tidore, UNNU Tidore, Kimia Farma Ternate, Basanas, Komunitas Seribu, PPA Kota Tikep,pkm Ome, dan TP-PKK Kecamatan Oba, Karayawan dan Karyawati BRI Wasilei, serta para hamba Allah yang telah banyak memberikan bantuan demi kesembuhan Rifka,” ucapnya.

Anak dari pasangan Abdullah Rauf dan Rini ini dirawat di RSUD Kota Tidore Kepulauan sejak 13 Maret 2020, Rifka Abdulah dirawat oleh tim medis yang bukan dokter anak, dikarenakan dokter anak lagi keluar daerah.

Penyakit tersebut diderita Rifka ketika berusi 2 bulan. Dari situlah, tidak disangka, ketika memasuki usia 11 bulan, kepala Rifka membesar.

“Saya kurang tahu, ketika anak saya menangis dan merasa kesakitan di kepala. Ketika dilihat, kepala anak saya mulai membesar dan langsung di bawah ke puskesmas terdekat di Desa Bale. Tetapi setelah itu, kami merujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RUSD) Tikep pada tanggal 13 Maret 2020 kemarin, ternyata Rifka Abdullah mengalami penyakit Hydrosafalus,” ucap Rini, ibunda Rifka Abdullah.(len/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!