Massa Desak BK Segera Proses Dugaan Kasus Amoral Oknum Anggota DPRD Halbar

JAILOLO – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) didesak untuk segera menyikapi dugaan amoral yang dilakukan oknum anggota DPRD inisial TIA terhadap istri seorang anggota TNI yang telah diadukan beberapa pekan kemarin.

Desakan ini datang dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Halbar yang menggelar aksi dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional, di depan Kantor DPRD setempat, Senin (9/4/2020) pagi.

Koordinator Aksi, Oktovianus Baimamenteng, dalam orasinya mengajak kepada semua pihak agar bersama-sama memperingati Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada 9 Maret 2020 sebagai bentuk mengingat kembali jasa para leluhur perempuan yang tercatat dalam sejarah berkontribusi besar terhadap Negara Republik Indonesia.

“Sosok R.A. KARTINI yang telah memperjuangkan hak-hak kaum wanita harus dijadikan suri tauladan dan patut diancungkan dan diangkat sebagai motivator bagi perempuan. Dimana wanita tidak seharusnya diintimidasi dan didiskriminasi, sebab ini telah di cantungkan dalam Undang-Undang,” teriak Oktovianus.

Lanjutnya, perjuangan perempuan jika dilihat kondisi realitas objektif yang terjadi saat ini, masih banyak yang diperbudak atau ditindas, sebagaimana dilakukan oleh oknum anggota DPRD Halbar kepada perempuan yang notabenenya adalah istri seorang anggota TNI.

“Tindakan amoral yang dilakukan selaku anggota DPRD sangat tidak wajar, apalagi dia sebagai pejabat publik. Oleh karena itu Badan Kehormatan jangan melindungi, tetapi harus membuka tabir ini sehingga publik juga tidak terkesan mencurigai,” desak Okto.

Dikatakan, kabar dugaan amoral ini telah dipublis oleh media maka menandakan bahwa moralitas sebagai sorang pejabat publik sudah menuju sebuah ruang yang tanpa batas.

“Publik meminta dengan hormat oknum anggota DPRD yang tidak memiliki moral dan etik baik ini harus ditindak tegas untuk menjaga dan melindung institusi DPRD,” desaknya lagi.

Dia juga menduga adanya unsur kesengajaan Badan Kehormatan melindungi oknum anggota DPRD tersebut.

“Sampai hari ini Badan Kehormatan belum melakukan proses sesuai tugas dan fungsinya. Semestinya korban juga dipanggil untuk dimintai keterangan agar terkuak permasalahannya,” ucap Okto sembari menyatakan, “kami ragu dengan eksistensi Badan Kehormatan DPRD Halbar,”.

“Badan Kehormatan harus bekerja secara idependen dan objektif. Kasus ini harus diproses dari tahapan penyelidikan verifikasi hingga putusan kepada publik, sehingha putusan tersebut tidak mencampur adukan dengan kepentingan-kepentingan yang merugikan institusi,” sambung Okto mengakhiri orasinya.

Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua BK DPRD Halbar, Yhan Frangki Luang menjelaskan, untuk menindaklanjuti permintaan tersebut pihaknya saat ini tengah menunggu surat dari pelapor yang saat ini masih berada di pimpinan DPRD.

“Setelah laporannya sudah diterima oleh kami (Badan Kehormatan) barulah dikaji terlebih dahulu dan kemudian ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,” singkatnya.(ms/all)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pemprov Malut Verifikasi Usulan Pemekaran Lima Desa di Jailolo Timur

Sel Mar 10 , 2020
JAILOLO – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) didesak untuk segera menyikapi dugaan amoral yang dilakukan oknum anggota DPRD inisial TIA terhadap istri seorang anggota TNI yang telah diadukan beberapa pekan kemarin. Desakan ini datang dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Halbar yang menggelar aksi dalam rangka […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!