Rabu, Oktober 27, 2021
Home > MALUT > Halmahera Barat > Polisi Otopsi Mayat Tanpa Identitas di TPU Akelamo Halbar

Polisi Otopsi Mayat Tanpa Identitas di TPU Akelamo Halbar

JAILOLO – Mayat tanpa identitas dengan kondisi tinggal tengkorak yang menghebohkan warga Desa Akelamo, Kecamatan Sahu Timur, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) pada 16 November 2019 lalu akhirnya diotopsi oleh aparat kepolisian setempat.

Kapolres Halmahera Barat AKBP. Aditya Laksamada, kepada wartawan di Jailolo mengatakan, otopsi dilakukan oleh Tim Dokter Forensik dari Polda Jawa Tengah di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Akelamo, Jumat (21/2/2020).

“Untuk mengetahui identitas jenazah tersebut maka, kami dari Polres Halbar menindak lanjuti laporan masyarakat Susupu yang menduga bahwa mayat tanpa identitas tersebut adalah anak mereka, sehingga kami dari Polres tindaklanjut dengan  menghadirkan tim Dokter Forensik untuk mengautopsi jenazah tersebut,” kata Kapolres.

Lanjutnya, tim yang terlibat dalam pelaksanaan otopsi tersebut yakni, AKBP. Relawati (Ketua tim DVI), Kompol. Prastyo, Bripda. Suleman Ishak (Dokes Polda Malut), Pengatur. Wahyudin Jafar (PNS Dokes Polda Malut), Bripka. Suriyanto, Amk (Urkes Polres Halbar). Proses otopsi dilakukan pengamanan oleh Kapolsek Sahu Ipda. Anas Kahfi Z, SH, melibatkan personel polsek setempat.

“Tim forensik melaksanakan proses autopsi pada mayat tanpa identitas serta mengambil sampel pada tulang humerus kiri dengan ukuran panjang 35 cm,” kata Kapolsek Sahu, Ipda Anas Kahfi Z, SH, ketika dikonfirmasi usai lakukan pengamanan.

Anas menambahkan, tim Forensik juga melakukan pengambilan sampel DNA kepada salah seorang warga Desa Susupu atas nama Suardi, salah satu warga yang dilaporkan kehilangan keluarga beberapa bulan lalu.

“Bentuk yang diambil berupa sampel darah pada pembuluh darah vena dengan menggunakan spuit sebanyak 5 cc dan dimasukkan ke dalam tabung edta, serta sampel air liur (supa bukal), guna kepentingan pemeriksaan DNA,” pungkasnya mengakhiri.(ms/all)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!