Rabu, Oktober 27, 2021
Home > MALUT > Kota Tidore > Pelabuhan Ferry Galala ditutup Sementara

Pelabuhan Ferry Galala ditutup Sementara

TIDORE – Pelabuhan penyeberangan kapal Ferry Galala di Sofifi, Kota Tidore Kepulauan untuk sementara ditutup.

Penutupan terhitung mulai 17 Februari 2020 dan berlaku untuk seluruh aktivitas penyeberang ferry, baik rute Galala-Tidore maupun Galala-Bastiong.

Kebijakan itu diambil pemerintah karena adanya pekerjaan rehabilitasi pelabuhan yang terletak di Ibukota Provinsi Maluku Utara ini.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tidore Kepulauan, Daud Muhammad menuturkan, kondisi Pelabuhan Ferry Galala saat ini sudah tak layak. Oleh karenanya, demi keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa angkutan ferry maka perlu dilakukan rehabilitasi pelabuhan.

Kata Daud, rehabilitasi pelabuhan Ferry Galala menggunakan dana sharing antara APBD Pemkot Tidore Kepulauan senilai Rp 190 juta dan APBN senilai Rp 1,99 miliar dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI untuk 2 item pekerjaan rehabilitasi.

“Kami akan mengontrol dua item pekerjaan ini terus berjalan berurutan, yang kita dahulukan pertama itu lensengan pelabuhan yang sudah tidak layak,” terang Daud, Minggu (16/02/2020).

Meski dilakukan penutupan sementara, lanjut Daud, kapal ferry tujuan pulau Halmahera dari Ternate ataupun Tidore masih tetap beroperasi dengan rute yang telah dialihkan yakni rute ke Sidangoli dan Gita.

”Terhitung tanggal 17 Februari 2020 untuk sementara waktu dialihkan pelayanan ke pelabuhan Ferry Sidangoli dan pelabuhan Ferry Gita. Untuk itu, kami mohon maaf kepada pengguna jasa angkutan penyeberangan, sementara ini dialihkan,” ucapnya.(len/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!