Rabu, Oktober 27, 2021
Home > MALUT > Halmahera Barat > Bawaslu Diminta Tinjau Ulang Hasil Seleksi PPK Halbar

Bawaslu Diminta Tinjau Ulang Hasil Seleksi PPK Halbar

JAILOLO – Forum Peduli Masyarakat Kecamatan Ibu Selatan (FPMKIS) meminta Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) untuk meninjau kembali hasil seleksi tertulis sepuluh besar calon anggota PPK.

Pasalnya, FPMKIS menilai tidak ada tranparansi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halbar terkait hasil seleksi tersebut. Padahal, KPU yang saat ini diketuai Miftahuddin Yusup telah berstatement bahwa, akan bekerja secara professional, independen dan tidak pilih kasih. Apalagi pesta demokrasi ini kaitanya dengan hajat banyak orang.

“Statement ketua KPU Halbar ini merupakan pembohongan publik khususnya masyarakat Kecamatan Ibu Selatan dan Kabupaten Halbar pada umumnya. Karena apa yang disampaikan pada tangal 3 Februari 2020 itu tidak berbanding lurus dengan apa yang dilakukan terhadap peserta yang lolos sepuluh besar khususnya di kecamatan ibu selatan,” kata Ketua FPMKIS, Musa Keno, kepada sejumlah wartawan, Selasa (4/2/2020).

Buktinya kata Musa, sejumlah nama-nama yang masuk dalam daftar sepuluh besar calon anggota PPK Kecamatan Ibu Selatan dan Kecamatan Ibu direkrut berdasarkan prinsip nepotisme dan dasar kekeluargaan, sehinga melupakan poin – poin yang diamanatkan dalam UU yaitu profesinalitas dan independensi.

“Masalah ini sudah kami adukan ke Bawaslu dan sudah diterima. Bawaslu segera panggil Ketua KPU untuk memintai klarifikasi atas masalah ini. Kami memastikan bahwa akan mengawal masalah ini sampai tuntas,” tegasnya.(ms/all)

Berikut 7 poin aduan yang disampaikan ke Bawaslu Halbar:

  1. KPU telah meloloskan calon anggota PPK yang telah di nonaktifkan yaitu PPK Sahu atas nama Syakila M. Nur.
  2. KPU juga meloloskan mantan anggota panwascam Kecamantan Jailolo selatan atas nama Saiful Abdullah yang sebelumnya telah bermasalah.
  3. KPU juga meloloskan mantan Ketua Panwascam Ibu yang tak lain adalah adik kandung dari mantan Ketua KPU Halmahera Barat  Abjan Raja atas nama Fahri Raja yang sama – sama mendapatkan rekomendasi Bawaslu RI seperti Jailolo Selatan.
  4. KPU juga meloloskan mantan anggota PPK Ibu selatan atas nama Kamil Patty yang juga adik ipar dari Ketua KPU Halmahera Barat Miftahudin Yusup yang tidak memasukan surat izin dari pimpinan terkait disaat pendaftaran.
  5. KPU juga meloloskan peserta yang punya hubungan kekeluargaan terhadap Ketua KPU Halmahera barat.
  6. KPU juga tidak transparansi terhadap hasil atau nilai perengkigan peserta seleksi tertulis calon anggota PPK se-Kabuapten Halmahera barat.
  7. Kami menduga setelah tahapan seleksi tertulis selama tiga hari ada konspirasi yang terbangun oleh KPU Kabupaten Halmahera terkait dengan hasil tes tertulis yang masuk sepuluh besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!