Rabu, Oktober 27, 2021
Home > MALUT > Kepulauan Sula > Warga Nahi Adukan Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa

Warga Nahi Adukan Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa

SANANA – Sejumlah warga Desa Nahi, Kecamatan Kecamatan Sulabesi Barat, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) menduga kuat ada dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) Tahun anggaran 2016-2019.

Atas dugaan itu, keterwakilan warga langsung mengadu ke Pemda Kapsul. Kehadiran warga untuk menyampaikan aduan tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Syafrudin Sapsuha, bersama Kepala Inspektorat Kepsul, H. Kamaludin Sangadji, serta sejumah pejabat lingkup Pemda Kepsul di ruang rapat Sekda, Lantai II Kantor Bupati Kepsul, Senin (13/01/20) Pagi.

Dalam pertemuan itu, warga mengajukan sebanyak 26 point pengaduan diantaranya, dugaan ‘korupsi’ DD dan ADD Desa Nahi, penyelewengan jabatan aparat desa, serta jual beli beras raskin kepada warga beberapa pekan lalu.

Mereka meminta Inspektorat dan Polres Kepsul serta aparat yang berwenang untuk segera melakukan audit investigasi atas dugaan tersebut.

Sejumlah warga Desa Nahi saat bertemu Sekda Kepsul Syafrudin Sapsuha.

“Ini merupakan akumulasi dari berbagai kesalahan yang dilakukan Kades Nahi, sehingga pembangunan di desa kami tidak ada dampak dan tidak ada kesejahteraan masyarakat,” ucap Ardi Umafagur, salah seorang keterwakilan warga Desa Nahi usai pertemuan.

Hal senada juga disampaikan warga lain, Abangmus Umasugi. Menurutnya, pengelolaan DD dan ADD di Desa Nahi terkesan tertutup dan menyimpang dari Pasal 82 UU No. 6 Tahun 2014 tentang desa yang mengamanahkan keterbukaan dan transparansi dalam pengelolaan DD dan ADD.

“Indikasi Korupsi begitu besar di Desa Nahi. Untuk itu kami meminta Polres dan Kejari Kepsul segera memanggil dan memeriksa Kepala Desa Nahi,” pintanya.

Warga pun mengecam akan kembali mendatangi Kantor Bupati dan memboikot aktifitas Pemerintahan Desa Nahi bila tuntutan yang disampaikan tak secepatnya digubris.

Menanggapi aduan itu, Sekda Kepsul Syafrudin Sapsuha mengapresiasi dan menghormati langkah yang dilakukan warga desa tersebut. “Kami sangat menghormati apa yang disampaikan masyarakat Desa Nahi. Namun sekali lagi kami harus terlebih dulu menguji data dan berbagai dugaan yang diadukan hari ini. Kemudian yang terpenting jika terbukti kami juga harus mengkonsultasikan terkait pergantian, mengingat hal ini menjelang Pilkada, agar kami juga tidak menabrak aturan,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Inspektorat Kepsul, H. Kamaludin Sangadji, berjanji dalam waktu dekat segera ke Desa Nahi untuk menguji sejumlah aduan masyarakat sebagaimana yang disampaikan.

“Kami sangat merespon apa yang disampaikan warga Nahi hari ini dan harus mendapat respon positif oleh Pemda Kepsul. Untuk itu sebagai langkah yang strategis dalam waktu dekat saya akan membentuk tim untuk melakukan audit investigasi atas pengelolaan DD dan ADD di desa tersebut,” tuturnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!