Kunker di Kepsul, Wakil Ketua DPD-RI Resmikan Wisata Mangrove

Kunker di Kepsul, Wakil Ketua DPD-RI Resmikan Wisata Mangrove
SANANA – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) Letjen Mar (Purn) Nono Sampono meresmikan objek wisata mangrove di Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Kamis (24/01/2019).

Peresmian objek wisata baru di Pohea itu dilangsungkan saat Nono Sampono berkunjung ke Kepsul dalam rangka menyerap aspirasi rakyat untuk perumusan Rencana Undang-Undang (RUU) Tentang Daerah Kepulauan dan RUU Perlindungan Masyarakat Adat.

Acara peresmian objek wisata baru tersebut berlangsung meriah. Hadir dalam acara peresmian ini diantaranya Wakil Bupati Kepsul Zulfahri A. Duwila, Kapolres Kepsul AKBP Tri Yulianto, Dandim 1510/Sanana Letkol Inf Karona Sitepu, Kajari Sanana Rumulus Haholongan, Danramil 1510-01/Sanana Kapten Chb Harbun Buamona, para pimpinan SKPD, Camat Sanana M.Zaldin Umasangaji, dan Kades Pohea, RudI Duwila.

Dalam sambutannya, Nono Sampono berharap agar objek wisata yang baru diresmikan itu bisa memberikan dampak bagi masyarakat sekitarnya.

“Ini potensi wisata bahari yang sangat eksotis dan eksklusif untuk itu pemerintah daerah saya berharap adanya potensi ini dapat membawa dampak ekonomi untuk masyarakat,” harap Nono.

Mantan Kepala Basarnas RI itu juga berharap, kedepannya pengembangan wisata mangrove tidak hanya sebatas infrastrukturnya saja melainkan dibuatkan dalam bentuk festival tahunan.

Dalam kesempatan itu Wakil Bupati, Zulfahri A. Duwila menyatakan ungkapan terima kasihnya atas nama pemerintah daerah terhadap Nono Sampono selaku pimpinan DPD-RI yang menyempatkan diri untuk meresmikan objek wisata di Pohea.

“Kami apresiasikan yang setinggi-tingginya serta dukungan yang sebesar-besarnya kepada masyarakat serta pemerintah desa yang ada di Kepsul ini, kami juga sangat berterima kasih kepada bapak Nono Sampono telah bersedia meresmikan objek wisata mangrove ini,” ujar Zulfahri.

Sementara itu Kepala Desa Pohea, Rudi Duwila dalam kesempatan itu menyampaikan, pembangunan wisata mangrove Desa Pohea menggunakan Dana Desa (DD).

Konsep pembangunan objek wisata baru tersebut lanjut Rudi, diadopsi dari kearifan lokal masyarakat setempat.

“Kedepan kita akan lebih giat lagi kembangkan wisata, juga bahwa Desa Pohea pernah mendapat juara tiga tingkat nasional untuk di tahun 2017 mewakili Maluku Utara,” katanya.(ano/azk)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Action Perdana, Kajati Malut Tetapkan Satu Tersangka Baru Kasus APBD Halbar

Kam Jan 24 , 2019
Kunker di Kepsul, Wakil Ketua DPD-RI Resmikan Wisata Mangrove SANANA – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) Letjen Mar (Purn) Nono Sampono meresmikan objek wisata mangrove di Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Kamis (24/01/2019). Peresmian objek wisata baru di Pohea itu dilangsungkan saat Nono […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!