BPN Halbar Target Terbitkan 7.000 Surat Tanah di Tahun 2019

JAILOLO – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) menargetkan penertiban 7.000 sertifikat tanah dalam tahun 2019 ini.

Surat tanah atau Surat Hak Atas Tanah (SHAT) ini untuk sebanyak 7.300 Peta Bidang Tanah (PBT) yang ada di Kabupaten Halbar.

“Sesuai program nawacita Presiden Jokowi, melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis dan Lengkap (PTSL) sampai tahun 2025 semua bidang tanah harus sudah disertifikat atau diukur, sehingga setiap tahun target penerbitan sertifikat terus meningkat,” jelas M. Noer Kurniawan, Kepala Seksi Infrastruktur Pertanahan, BPN Halbar, Rabu (23/01/2019).

Lanjut Noer, target penerbitan sertifikat tanah tiap tahun mengalami peningkatan. Misalnya pada tahun 2017 sebanyak 5.000 sertifikat dan pada 2018 naik menjadi 6.000 sertifikat. Itu seluruhnya sudah mencapai target.

“Yang ditarget tahun 2019 ini akan difokuskan di 26 Desa yang tersebar di 6 kecamatan se-Kabupaten Halbar, dan sampai pertengahan Januari ini sudah sebanyak 1000 bidang tanah yang dilakukan pengukuran,” ungkap Noer seraya menyebutkan penerbitan surat tanah tidak dipungut biaya alias gratis.

Selain program PTSL, lanjut dia, BPN juga memiliki proyek redistribusi tanah yang terbagi atas dua proyek diantaranya proyek penegasan yang meliputi pelepasan kawasan hutan dan eks transmigrasi sebanyak 1.200 bidang, sedangkan non penegasan (Tanah negara) sebanyak 1.300 bidang yang difokuskan di Wilayah Kecamatan Tabaru dan Loloda.

Sementara itu mengenai target penerbitan surat tanah tahun 2019 ini, Kepala BPN Halbar Iwan Setiawan optimis akan diselesaikan sampai dengan Agustus 2019.

“Saya tetap optimis mencapai target yang diberikan baik jumlah maupun waktunya, karena kami (BPN) sudah sepakati bersama dan bekerja full time,” ucap Iwan.

Iwan pun mengimbau kepada masyarakat atau pemilik lahan agar membantu pihaknya dilapangkan, yakni dengan menyiapkan batas tanah yang mana disetujui oleh tetangganya, sehingga tidak menghambat pihaknya yang berada di lapangan.

Perlu diketahui, 26 Desa di 6 Kecamatan se-Halbar yang menjadi fokus program PTSL dari BPN Halbar yakni, untuk Kecamatan Jailolo terdiri dari Desa Guaemaadu, Desa Soakonora, Desa Todowongi dan Desa Porniti. Untuk Kecamatan Jailolo Selatan terdiri dari Desa Biamahi, Desa Tuguraci, Desa Toniku, Desa Rioribati, Desa Tabadamai, Desa Moiso dan Desa Bobane Dano. Kecamatan Sahu terdiri dari Desa Protein, Desa Worat -Worat, Desa Taraudu, dan Desa Dere. Kecamatan Sahu timur diantaranya Desa Aketola, Desa Awer, Desa Hoku- Hoku Gam, Desa Ngaong, Desa Goal dan Desa Loce. Kecamatan Ibu Selatan diantaranya Desa Tabobol dan Desa Ngalo – Ngalo.

Kemudian yang terakhir Kecamatan Loloda, terdiri dari Desa Laba Besar, Desa Laba Kecil dan Desa Soasio.(hgn/azk)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Proyek Jembatan Ratem Mangkrak, Kontraktor Terancam di Black List

Rab Jan 23 , 2019
JAILOLO – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) menargetkan penertiban 7.000 sertifikat tanah dalam tahun 2019 ini. Surat tanah atau Surat Hak Atas Tanah (SHAT) ini untuk sebanyak 7.300 Peta Bidang Tanah (PBT) yang ada di Kabupaten Halbar. “Sesuai program nawacita Presiden Jokowi, melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!