Lima Hari Hanyut, Nelayan Asal Manado Diselamatkan Tim Pramuka Peduli

JAILOLO – Seorang nelayan asal Desa Tateli Weru, Kecamatan Mandokang, Manado, Eklis Matias (23) akhirnya bisa bernafas lega setelah kurang lebih 5 hari hanyut bersama rumpon.

Pria yang kesehariannya menjaga rumpon di sekitar perairan Manado ini berhasil diselamatkan oleh tim Pramuka Peduli Kwarcab Halmahera Barat saat dirinya hanyut terbawa arus di sekitar perairan Pulau Hiri, Kota Ternate Senin (31/12/2018).

Menurut pengakuan Eklis, dirinya hanyut terseret gelombang laut pada Kamis 27 Desember 2018 lalu.

Saat itu cuaca laut tiba-tiba berubah ektrim. Karena takut rumpon digulung gelombang dirinya terpaksa memotong tali rumpon dan hanyut hingga perairan Maluku Utara.

Eklis Matias.

“Karena cuaca yang buruk dan untuk menghindari terbaliknya rumpon saya memutuskan tali rumpon dan terhanyut,” kisah Eklis.

Lanjutnya, dengan adanya ketersediaan alat komunikasi (HT) dirinya mencoba menghubungi meminta pertolongan, namun karena cuaca yang buruk sehingga tidak mendapat bantuan.

“Selama kurang lebih 2 hari baru berhasil menghubungi orang yang menggunakan alat komunikasi (Pramuka Peduli Halbar) dan selalu berkomunikasi selama saya berada di laut, sampai ditemukan oleh nelayan Hiri dan saya meminta untuk diantar kepada orang yang berkomunikasi selama di terapung,” katanya.

Eklis juga, mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak Pemkab Halmahera Barat, Pramuka Peduli, KP3 Jailolo, serta nelayan Hiri yang telah membantu menyelamatkannya dan mengurusnya.

Sementara, Ketua Pramuka Peduli Kwarcab Halmahera Barat, Jufri Dareno membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Jadi setelah dihubungi oleh korban, kami terus berkomunikasi selama 3 hari 3 malam, sampai ditemukan oleh nelayan Hiri Ternate,” katanya.

“Memang selama berkomunikasi, kami tidak bisa menolong karena kewalahan dengan titik koordinat dari yang bersangkutan, sehingga tidak bisa ditemukan dan hanya bisa melakukan pemantauan dengan cara berkomunikasi melalui HT,” timpalnya melanjutkan.

Eklis yang berhasil diselamatkan lalu dibawa ke kediaman Ketua Kwarcab Halmahera Barat, Ahmad Zakir Mando. Di rumah Zakir yang juga Wakil Bupati Halbar ini Eklis pun dirawat dan akan segera dipulangkan ke pihak keluarganya di Manado.

“Karena ini bertepatan dengan momen (libur tahun baru) sehingga yang bersangkutan belum bisa dipulangkan, namun karena dirinya seorang Nasrani maka selama berada di Halbar akan diurus,” ujar Zakir menambahkan.(mat/azk)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Polres Halbar Canangkan Pembangunan Zona Bebas Korupsi

Sen Des 31 , 2018
JAILOLO – Seorang nelayan asal Desa Tateli Weru, Kecamatan Mandokang, Manado, Eklis Matias (23) akhirnya bisa bernafas lega setelah kurang lebih 5 hari hanyut bersama rumpon. Pria yang kesehariannya menjaga rumpon di sekitar perairan Manado ini berhasil diselamatkan oleh tim Pramuka Peduli Kwarcab Halmahera Barat saat dirinya hanyut terbawa arus […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!