Warga Obi Tolak Pembangunan Pabrik Smelter PT. Harita Group

TERNATE – Warga lingkar tambang di Desa Soligi, Kecamatan Obi Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) secara tegas menolak rencana pembangunan pabrik smelter milik PT. Trimega Bangun Persada dibawah PT. Harita Group.

Penolakan warga ini menyusul adanya sosialisi dari pihak perusahaan kepada masyarakat lingkar tambang dalam rangka penyusunan dokumen izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

Warga menilai, pabrik smelter yang rencananya memakai lahan seluas kurang lebih 70 hektare tersebut, kelak menjadi ancaman pencemaran limbah pengolahan kadar nikel yang rendah. Terlebih lagi, residu nikel (lumpur, red) dibuang ke bagian basin atau cekungan laut maupun wilayah darat.

“Prinsipnya dokumen Amdal untuk pembangunan smelter ditolak, karena tidak menjamin dampak positif terhadap masyarakat, terus limbah nikel sangat berbahaya bagi masyarakat,” tegas Alwi La Masinu, Ketua Forum Akademisi Obi melalui rilisnya, Selasa (25/12/2018).

Dikatakan, PT. Tri Mega Bangun Persada dibawah PT. Harita Group terkesan tidak memikirkan dampak buruk dari limbah pengolahan nikel yang dapat merugikan masyarakat lingkar tambang. Apalagi letak lokasi rencana pembangunan smelter dekat dengan wilayah pesisir.

“Tentu jika rencana perusahaan membangun smelter akan sangat berbahaya bagi masyarakat, sehingga kami tetap menolak,” timpalnya.

Tidak hanya pabrik smelter, Alwi pun menegaskan, masyarakat pun telah komitmen akan menolak, jika kelak ada perusahaan tambang lain yang ingin mengeruk nikel di Desa Soligi.

“Masyarakat Desa Soligi memiliki komitmen yang sama bahwa kedepan jika ada perusahaan yang akan beroperasi di wilayah areal soligi secara tegas akan menolaknya dengan mempertimbangan aspek kerusakan lingkungan dan generasi soligi di masa akan mendatang,” pungkasnya.

Terlepas dari masalah tersebut, Alwi pun mendesak agar PT. Harita Group untuk segera bertanggung jawab atas penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) ke masyarakat lingkar tambang yang masih saja bermasalah. Termasuk soal kuota penerimaan tenaga kerja lokal yang berasal dari Pulau Obi khususnya dan umumnya Maluku Utara.(tim/azk)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

APST Desak Pemkab Taliabu Keluarkan Dokumen Bandara Bobong

Jum Des 28 , 2018
TERNATE – Warga lingkar tambang di Desa Soligi, Kecamatan Obi Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) secara tegas menolak rencana pembangunan pabrik smelter milik PT. Trimega Bangun Persada dibawah PT. Harita Group. Penolakan warga ini menyusul adanya sosialisi dari pihak perusahaan kepada masyarakat lingkar tambang dalam rangka penyusunan dokumen izin Analisis […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!