Senin, September 27, 2021
Home > MALUT > Halmahera Barat > Sambut Pilkades Serentak, Pemda Halbar Gelar Rakor bersama TNI/Polri

Sambut Pilkades Serentak, Pemda Halbar Gelar Rakor bersama TNI/Polri

JAILOLO – Pemda Kebupaten Halmahera Barat (Halbar) melalui panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan pihak aparat keamanan TNI/Polri setempat. Rakor ini dalam rangka pelaksanaan Pilkades serentak yang akan diselenggarakan pada November 2018 mendatang.

Hadir dalam kegiatan rapat tersebut yakni, Assiten II Setda Halbar Drs. Markus Saleki S. Sos, Kapolres Halbar AKBP Deny Heryanto S. Ik M. Si, Danramil Jailolo Kapten Inf, Hidayat, Kabag Ops ResHalbar AKP Karim A. Bombay, Kasat Intel ResHalbar AKP Hedri, kadis DPMPD Ibu Asnat Sowo, Sekretaris DPMPD Bpk. Hi farka Lila, SH. M. Si, Staf ahli SDM Bpk. Fredi Budiman, Staf Ahli Bidang Hukum Bpk. Hi Imrat Idrus, S. Sos M.si, Kepala Inspektorat Bpk. Julius Marau, S. Ip M. Si, Kabag Pemerintahan Bpk. Ramli Nasir, SE, Kabid Pemdes Ibu Nurhayati Halid S. Pt.

Rakor ini dibuka oleh Assisten II Setda Kabupaten Halbar, Drs. Markus Saleki. S. Sos. Dalam rakor itu, para forkopimda  Halbar ini membahas terkait pola dan mekanisme pengamanan sejumlah daerah yang dianggap rawan dan juga terkait permasalahan anggaran yang akan dibutuhkan dalam pelaksanaan Pilkades nanti.

Selain itu juga, sistem pengamanan untuk 1 desa akan ditempatkan 1 anggota Polri dan 1 anggota TNI. Pembahasan ini juga termasuk akomodasi, sarana dan prasarana yang akan dibutuhkan nantinya pada saat pengamanan.

“Untuk desa-desa yang dianggap rawan maka akan ditempatkan anggota pengamanan lebih dari 1. Back-up TNI dalam pelaksanaan pengamanan pada saat hari H pelaksanaan Pilkades,” ungkap Kadis DPMD, Asnat Sowo saat di temui di Kantor Bupati Halbar, Jumat (26/10/2018).

“Jadi untuk Kecamatan Loloda atas permintaan camat dan Kapolsek beberapa desa di kecamatan Loloda akan ditempatkan 2 anggota pers kepolisian dalam mengamankan jalannya pelaksanaan pilkades,” sambungnya.

Lanjut dia, untuk pola dan strategi pengamanan sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian di back-up TNI. Dimana relah direncanakan H-3 sebelum pelaksanaan Pilkades akan dilaksanakan upacara gelar pasukan di kantor Bupati Kabupaten Halbar dan Bupati Danny Missy yang akan menjadi inspektur upacara gelar pasukan.

“kami juga mengidentifikasi desa – desa yang dianggap rawan seperti desa – desa yang memiliki 2 calon dan desa pengahasil miras yang memiliki potensi konflik yang cukup tinggi, akan dibuatkan ikrar damai secara tertulis kepada para calon pilkades sebagai dasar kekuatan hukum yang mengikat guna mencegah potensi konflik dari masa pendukung masing-masing,” ujar Asnat.

Ia menambahkan, terkait masalah anggaran belum dihitung maka akan diadakan rapat kordinasi teknis lagi bersama ketua panita terkait masalah anggaran.(wn/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!