Senin, September 27, 2021
Home > MALUT > Gakkumdu Taliabu Hentikan Pengusutan Dugaan Tindak Pidana Pemilu AGK-YA

Gakkumdu Taliabu Hentikan Pengusutan Dugaan Tindak Pidana Pemilu AGK-YA

BOBONG – Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Pulau Taliabu resmi menghentikan pengusutan kasus dugaan tindak pidana pemilu yang melibatkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku Utara AGK-YA yang terjadi di Desa Limbu, Kecamatan Taliabu Barat.

Penghentian ini dilakukan karena, temuan Bawaslu Kabupaten Pulau Taliabu atas formulir relawan paslon AGK-YA yang bermuatan janji pilitik bru-baru ini dinilai tidak memenuhi unsur tindak pidana pemilu.

LIHAT JUGA: Bawaslu Taliabu ‘Sita’ Puluhan Formulir Rekrutmen Relawan AGK-YA

“Kami di gakumdu memutuskan untuk menghentikan kasus itu karena tidak mencukupi alat bukti berupa keterangan, 22 orang saksi yang mengisi formulir saat itu. Kami sudah layangkan surat panggilan tapi tidak ada satupun yang hadir, baik 22 orang maupun 5 orang tim yang membagikan formulir, sehingga kasus tersebut tidak bisa dikatakan sebagai pelanggaran tindak pidana karena kekurangan alat bukti. Kalau mereka bersedia hadir, mungkin kita bisa menggali lagi hanya karena kita tidak miliki kewenangan paksaan,” kata Ketua Bawaslu Taliabu, Adidas Latea, Jum’at (12/10/2018).

Menurut Adidas, secara kelembagaan pihaknya tidak mengakui formulir relawan paslon AGK-YA yang disebarkan itu. Sebab, setiap relawan paslon harus terdaftar di KPU tingkat Provinsi sebagaimana yang telah diatur dalam PKPU No. 4 pasal (11) Tahun 2017.

“Relawan itu dibentuk dengan tujuan kampanye, mensosialisasikan visi-misi pasangan calon. Olehnya itu, relawan yang dibentuk berdasarka formulir tersebut tidak terdaftar. Kalau misalnya formulir itu dibuat oleh mereka sendiri ya, lagi-lagi kita kembali ke regulasi karena itu sudah diluar dari ketentuan. Untuk menjelaskan dugaan pelanggaran silahkan teman-teman lihat di PKPU No. 4 pasal (11) Tahun 2017 situ cukup jelas,” ujarnya.(tmi/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!