Usut Dugaan Korupsi DD, Polda Jemput Paksa Puluhan Kades di Taliabu

  • Whatsapp

BOBONG – Puluhan kepala desa (Kades) di tiga kecamatan se-kabupaten Pulau Taliabu terpaksa tak dapat berkelit, lantaran dijemput paksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara (Malut).

Puluhan kades ini dijemput paksa lantaran tidak bersikap kooperatif saat dipanggil penyidik guna dimintai keterangan terkait pengusutan kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) tahun 2017 senilai kurang lebih Rp 4 miliar yang kini masih dalam tahap P-19.

Mereka yang dijemput paksa diantaranya dari Kecamatan Taliabu Barat, Kades Ratahaya, Sefanya Khumagap, Kades Kramat, Abidin Ramli, Kades Kilong, Warison Upik, Kades Talo, Stevanus, Kades Pancuran, Ridwan Umasugi, Kades Holbota, Rudin Soamole, Kades Kawalo, Kriswanto, Kades Woyo, Abdula S, Kades Limbo, Irfan Abidin, Kades Lohoq Buba Iswandi Muhdar.

Ditambah sejumlah kades di Kecamatan Tabona yakni, Kades Tabona Laharuli, Kades Habunuha, Jardin, Kades Wolio Abd Majid Muslihi kemudian sejumlah kades dari Kecamatan Taliabu Selatan yakni Kades Maluli, Lasafi, Kades Kilo Jefri Khumagap, Kades Sumbong, Frans Kabang, Kades Nggaki, Awin T. Deba dan Kades Nunca, Wempi Subong.

Wakil Dirkrimsus Polda Malut, AKBP Dedi Kurnia, kepada sejumlah wartawan, Sabtu (06/10/2018) membenarkan jika para kades yang dijemput itu sudah dua kali dilayangkan panggilan namun tak pernah bersikap kooperatif, sehingga harus dijemput paksa.

“Kepala desa ini sudah dua kali kita panggil dan ini panggilan ketiga yang kita datang ini, mungkin karena kemarin terlalu jauh maka kita mendekat ke Polres Sanana (Kepsul) dan kedatangan kami dengan surat panggilan ketiga ini untuk memfasilitasi mereka ke Polres dengan tujuan pemeriksaan melengkapi berkas P-19,” jelasnya.

Lanjut dia, pihaknya melaksanakan pemeriksaan lanjutan secara bertahap guna memenuhi petunjuk jaksa peneliti.

“Untuk mengakomodir mereka kami akan dibantu oleh Kapolsek Taliabu Barat untuk yang dikoordinir oleh camat,” pungkasnya.(tmi/azk)

Pos terkait