Tim Relawan AKG-YA Ancam Polisikan Ketua Bawaslu Taliabu

  • Whatsapp

BOBONG – Ketua tim relawan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Gani Kasuba – M. Al Yasin Ali (AGK-YA) Muhaymin Syarif mengancam bakal melaporkan Ketua Bawaslu Kabupaten Pulau Taliabu Adidas Latea ke Polres Kepulauan Sula (Kepsul).

Ancaman tersebut lantaran tim relawan AGK-YA menduga Adidas Latea telah mengintervensi kerja tim relawan AGK-YA di salah satu desa Pemungutan Suara Ulang (PSU) yakni Desa Limbo, Kecamatan Taliabu Barat.

“Saya menunggu tim kuasa hukum kami insya Allah besok atau lusa kami akan laporkan pak Adidas Latea. Karena ini menurut kami tindak pidana yang masuk dalam perbuatan tidak menyenangkan. Bahkan kami tidak berurusan dengan gakkumdu itu terlepas, yang mau dilaporkan ini karena Adidas membuat kenyamanan warga yang notabenya tim kami terganggu,” tegas Muhaymin Syarif, Jumat (05/10/2018).

LIHAT JUGA: Bawaslu Taliabu ‘Sita’ Puluhan Formulir Rekrutmen Relawan AGK-YA

Menurutnya, Adidas sudah sebanyak dua kali mendatangi ketua tim relawan AGK-YA di Desa Limbo dan mempersoalkan formulir yang dibagikan oleh ketua tim ditingkat Desa.

“Adidas mau menyita formulir ini, sementara formulir ini produk kami dan tim tidak memberikan itu ke ketua Panwas karena relawan memiliki ketua yakni saya sendiri. Jadi kalau mau berurusan silahkan dengan ketua kami. Apa sih pelanggaran hukum dari formulir ini. Formulir yang kami bagikan itu hanyalah sebuah pernyataan bagi masyarakat yang ingin bergabung dengan AGK-YA, apakah dilarang oleh UU saya kira tidak ada,” tegasnya.

Terpisah, menyikapi hal itu, Adidas Latea kepada wartawan mengatakan dirinya bersama staf memang pernah melakukan supervisi di Desa Limbo dan Lohobuba.

LIHAT JUGA: Bawaslu Malut Agendakan Pemanggilan KPU Taliabu

Di kedua desa PSU itu masih dalam tahapan pencermatan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sehingga pihaknya meminta Panwas Desa Limbo dan Panwas Desa Lohobuba agar dapat menyampaikan laporan mereka sekaligus menjelaskan dari hasil pencermatan hasil DPT PSU.

“Kurang lebih satu jam di Desa Limbo kami mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada tim relawan AGK-YA melakukan pendataan masyarakat terkait dengan janji-janji politik yakni memberikan ini memberikan itu. Tanpa pikir panjang kami langsung mendatangi kediaman koordinator tim relawan AGK-YA desa Limbo Ustad Madassir untuk memastikan kebenaran laporan atau informasi tersebut, kalaupun benar kita luruskan. Dan pada saat tiba ternyata dirumah koordinator tersebut mereka melakukan pengisian formulir pernyataan relawan. Formulir tersebut ternyata ada sebuah harapan atau janji bakal memberikan sesuatu bermanfaat kepada mereka selaku relawan,” tukasnya.(tmi/azk)

Pos terkait