Senin, September 27, 2021
Home > HUKRIM > Penyidik Polda Malut Sebut Kasus Penganiayaan Arifin Djafar Masuk Tipiring

Penyidik Polda Malut Sebut Kasus Penganiayaan Arifin Djafar Masuk Tipiring

TERNATE – Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Ketua DPD PDI-P Provinsi Maluku Utara (Malut) Muhammad Sinen terhadap mantan Wakil Walikota Ternate, Arifin Djafar sampai saat ini masih ditangani penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Malut.

Dugaan penganiayaan yang terjadi saat pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil Pilgub Malut 2018 oleh KPU Malut di Sofifi beberapa bulan lalu, itu disebutkan sebagai tindak pidana ringan (Tipiring) oleh penyidik.

Dengan demikian, kasus tersebut bakal dilimpahkan penyidik Ditreskrimum ke Direktorat Sabhara Polda Malut.

LIHAT JUGA: Arifin Polisikan Wakil Walikota Tikep 

“Hasil visum terhadap korban Arifin Djafar terdapat sejumlah luka namun itu mengarah pada tindak pidana ringan dan akan ditangani oleh Dit Shabara Polda Malut,” ujar AKBP Hengki Setyawan, Kasubdit I Ditreskrimum Polda Malut, Senin (17/09/2018).

Lanjut dia, pada perkembangan kasus tersebut hingga kini masih dilakukan pemeriksaan saksi. Sebelumnya terlapor Muhammad Sinen yang juga Wakil Walikota Tidore Kepulauan sudah diperiksa.

“Semua masih dalam proses penyelidikan, dan untuk kedua saksi rencananya akan dijemput paksa, setelah dikonfirmasi kembali kedua saksi tidak mau memberikan keterangan,” tutup Hengky seraya mengaku belum dapat menyebutkan identitas saksi dimaksud.(ny/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!