Mandek, Kasus Dugaan Korupsi Hibah Panwas Halut diatensi Kejati Malut

TERNATE – Mandeknya penanganan kasus dugaan korupsi anggaran hibah pada Panwaslu Kabupaten Halmahera Utara (Halut) tahun 2015 menuai perhatian serius Kejati Maluku Utara (Malut).

Pasalnya, kasus yang diduga merugikan negara sebesar Rp 3 miliar lebih, dan telah ditangani oleh Kejari Halut sejak 2016 itu belum juga tuntas hingga kini. Bahkan belum ada tersangka yang ditetapkan.

Kajati Malut, Ida Bagus Nyoman Wismantanu mengatakan, pihaknya mulai melakukan atensi terhadap Kejari Halut dalam penanganan kasus ini. Bahkan jika Kejari tak mampu menuntaskan kasus tersebut, maka Kejati akan segera mengambil alih penanganannya.

“Nanti setelah kami pelajari, baru akan disimpulkan, apakah harus diambil alih Kejati atau diserahkan ke Kejari saja namun diberikan petunjuk dari sini,” ujar Kajati Malut, Senin (17/09/2018).

Ditegaskan, yang menjadi sorotan pihaknya terhadap kasus dugaan korupsi ini yaitu penanganannya yang dinilai terlalu lamban dan tanpa progres yang memuaskan.

Untuk itu pula kinerja Kejari Halut dibawah pimpinan Kajari Muhammad Yusup Tangai pun akan segera dievaluasi.

“Pokoknya kami juga akan evaluasi Kejari apa saja yang sudah dihasilkan dalam penanganan kasus ini,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kajari Halut, Muhammad Yusup Tangai yang berdiri disamping Kajati enggan berkomentar banyak ketika ditanyakan soal kasus yang ditanganinya ini. Anehnya, dia terkesan menghindar dari pertanyaan sejumlah wartawan.

“Pokoknya kasus panwas masih dalam proses penyelidikan. Itu saja,” singkat Kajari Muhammad Yusup dengan wajah nampak memerah.

Terpisah, menyikapi mandeknya penanganan kasus ini, praktisi hukum Malut, Muhammad Konoras mengecam kinerja Kejari Halut.

Dia menegaskan, normalnya penanganan suatu kasus korupsi itu terhitung 6 bulan sudah harus berada ditangan pengadilan. Jika belum, maka dipastikan jaksa bersangkutan sudah ‘masuk angin’.

“Biasanya motif yang digunakan jaksa adalah kesulitan mencari alat bukti. Itu permainan yang sering ditunjukkan,” tegasnya mengakhiri.(ny/azk)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Polisi Bekuk Mantan Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Kota Ternate

Jum Sep 21 , 2018
TERNATE – Mandeknya penanganan kasus dugaan korupsi anggaran hibah pada Panwaslu Kabupaten Halmahera Utara (Halut) tahun 2015 menuai perhatian serius Kejati Maluku Utara (Malut). Pasalnya, kasus yang diduga merugikan negara sebesar Rp 3 miliar lebih, dan telah ditangani oleh Kejari Halut sejak 2016 itu belum juga tuntas hingga kini. Bahkan […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!