Rabu, Oktober 27, 2021
Home > MALUT > Kepulauan Sula > Tujuh Tahun Hama Sexava Rugikan Petani di Kepsul

Tujuh Tahun Hama Sexava Rugikan Petani di Kepsul

SANANA – Sudah kurang lebih tujuh tahun terakhir ini petani kelapa di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Maluku Utara (Malut) mengalami kerugian akibat serangan hama Sexava.

Serangan hama jenis belalang itu merusak inang dan daun pohon kelapa yang menyebabkan petani mengalami gagal panen.

Hal ini sebagaimana diungkap anggota DPRD Kepsul, Ilyas Yainahu yang mendapat keluhan petani dari dua kecamatan, Mangoli Utara dan Mangoli Barat.

“Sampai saat ini disaksikan oleh masyarakat serangan hama sexava tersebut. Daun kelapa sudah tidak lagi subur seperti kelapa pada umumnya akibat serangan hama sexava atau belalang yang kian menjadi-jadi. Itu terjadi tujuh tahun terakhir,” ujar Ilyas, Rabu (29/08/2018).

Menurutnya, keluhan petani tersebut harus segera direspon oleh pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Pertanian Kepsul. Jika tidak, petani akan terus merugi.

“Ini harus segera diantisipasi agar jangan lagi terjadi seperti sekarang, kalau tidak akan berdampak buruk kepada petani, hama sexava ini kan musiman kalau sudah selesai maka daun kelapa bisa kembali seperti semula,” jelasnya.

Ketua Komisi II DPRD Kepsul itu pun berjanji akan menyampaikan keluhan petani ini ke Dinas Pertanian Kepsul untuk agar dapat segera ditindaklanjuti.(ano/azk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!