Ratusan Rumah di Taliabu Terendam Air

  • Whatsapp
Kediaman Wakil Bupati Pulau Taliabu yang juga terendam air

BOBONG – Banjir melanda Kota Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara, Rabu (11/07/2018) dengan ketinggian genangan berkisar 10-50 cm.

Berdasarkan pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Taliabu, sebanyak 200 rumah warga di empat desa yakni Desa Bobong, Wayo, Kilong dan Desa Ratahaya, Kecamatan Taliabu Barat terendam air akibat dari hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa (10/01/2018) pukul 13:30 Wit hingga Rabu (11/07/2018) pukul 11:09 Wit siang.

“Sebanyak 200 rumah yang terendam air. Untuk desa bobong 118 rumah, desa wayo 27 rumah, desa kilong 43 rumah dan desa ratahaya 12 rumah,” kata Burhanudin Kaunar, Kapala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Taliabu ketika dikonfirmasi maluttimes.com.

Rumah warga yang digenangi air.

“Dari 200 rumah warga yang digenangi air itu menolak untuk dievakuasi oleh petugas BPBD untuk di amankan di pos penanggulangan bencana karena genangan air sudah mulai surut,” sambungnya sembari menegaskan bencana tersebut tidak menelan korban jiwa.

Untuk mengantisipasi adanya banjir susulan, BPBD meminta kepada Pemda setempat dalam hal ini Dinas PUPR untuk segera membangun selokan dan gorong-gorong untuk bisa menangani genangan air yang kerap melanda Kota Bobong dikala diguyur hujan deras.

Sementara itu, dari pantauan maluttimes.com, selain rumah warga ada sejumlah kantor SKPD yang juga digenangi air diantaranya, Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Kantor Dinas Kesehatan, Kantor Dinas PUPR dan Kantor DPRD serta beberapa sekolah.

Bahkan, rumah Kapala BPBD, Ketua DPRD dan kediaman Wakil Bupati Pulau Taliabu pun ikut terendam air. Akibatnya aktifitas pemerintahan Kabupaten Pulau Taliabu nampak lumpuh total.(tim/red)

Pos terkait