Senin, September 27, 2021
Home > HUKRIM > Aksi Simpatisan AGK-YA Berujung Bentrok

Aksi Simpatisan AGK-YA Berujung Bentrok

TERNATE – Rapat Pleno rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan suara KPU Provinsi Malut, Sabtu (07/07/2018) di warnai aksi unjuk rasa. Ratusan simpatisan dan pendukung paslon nomor urut tiga AGK-YA di Jalan Kilometer 45 Sofifi, Kota Tidore Kepulauan (Tikep).

Dalam orasi mereka, massa menggugat KPU dan Bawaslu Malut yang dinilai membiarkan adanya kecurangan Pilkada di tiga kabupaten yakni, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Kabupaten Pulau Taliabu dan Kabupaten Kepulauan Sula.

LIHAT JUGA: Tim Hukum AGK-Ya Tuding Kecurangan Pemilukada pada 10 Kecamatan di Kepsul 

Dari pantauan wartawan di lokasi, aksi simpatisan AGK-YA sebelumnya berjalan lancar, namun tidak lama massa aksi membakar ban bekas, merobohkan pagar duri yang di pasang aparat kepolisian dan melempar dengan batu hingga membuat aparat gabungan TNI/Polri yang melakukan pengamanan melepaskan tembakan gas air mata dan membubarkan massa aksi.

Untungnya, bentrok massa dengan aparat keamanan itu tak sampai menelan korban jiwa. Rapat pleno KPU Malut terus berlanjut aman.

Kapolres Tikep, AKBP Doly Heriadi saat di temui dilokasi menyatakan, aksi unjuk rasa ratusan pendukung AGK-YA yang berakhir bentrok itu karena mereka menilai penyelengara KPU dan Bawaslu melakukan pembiaran terhadap adanya pelanggaran pada saat pencoblosan di tiga kabupaten tersebut.

“Misalnya kecurangan yang di lakukan di kabupaten pulau Taliabu, dengan pelanggaran Masyarakat melakukan pencoblosan surat suara sebanyak 17 kali, dan Pasnagan nomor urut satu yakni AHM Melakukan pencoblosan dengan menggunakan KTP DKI Jakarta,” tutupnya.(tim/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!