Babinsa Kao Amankan Sindikat Pencuri Ternak

  • Whatsapp

TOBELO – Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 1508-03/Kao, Kabupaten Halmahera Utara (Halut) Maluku Utara (Malut) Serda Giyatno dan Serda Teguh Ahmadi berhasil mengamankan sindikat pencurian ternak sapi milik warga desa binaanya.

Sindikat yang berjumlah 4 orang itu diamankan setelah Babinsa yang sedang fokus melaksanakan pengamanan Pilgub Malut, Sabtu (30/06/2018) mendapat informasi dari warga bahwa telah terjadi aksi pencurian ternak sapi milik warga Desa Sumber Agung, Kecamatan Kao.

Serda Giyatno mengatakan sapi yang dicuri sebanyak 2 ekor tersebut adalah milik Semi Seletti (60).

Tidak hanya itu, setelah dilakukan pendalaman dan pengembangan ternyata sindikat ini juga pernah beberapa kali mencuri sapi milik warga di Desa Leleoto dan Mawea, Kecamatan Tobelo Barat.

Keempat pelaku pencurian yang telah diserahkan ke Polres Halut tersebut diantaranya, Yoni Sahari (43) warga Desa Mawea, Senyi Tangkulu (59) warga Desa Leleoto, Nelson Tagolo (43) warga Desa Wosia, Don Mawea (42) warga Desa Mawea dan Samuel Agihi (54) warga Desa Todokuiha.

Atas penangkapan sindikat pencurian ternak tersebut, Kepala Desa Sumber, Agung Didik Sucipto mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Babinsa Koramil 1508-03/Kao.

Dia berharap, semua pelaku tersebut diproses sesuai hukum yang berlaku agar para pelaku jera dan tidak ada lagi sapi milik warga yang hilang.

“Kami memberikan imbauan ke masyarakat agar sapi dibuatkan kandang tersendiri supaya tidak memberikan peluang pencurian oleh para pelaku pencuri sapi,” imbaunya.

Sementara itu keberhasilan dua Babinsa dari Koramil Kao ini mendapat Apresiasi Dandim 1508/Tobelo Letkol Kav Tri Sugiarto.

“Terima kasih kepada para Babinsa dan Koramil yang telah mampu melaksanakan tugas dengan baik. Dan hari ini ada beberapa orang pelaku pencurian sapi sudah sudah diamankan dan diserahkan ke Polres Halut untuk di proses lebih lanjut,” ungkapnya.

Dandim pun berharap agar Babinsa di jajaran Kodim 1508/Tobelo tidak bosan untuk melakukan kegiatan komsos. Juga bersilaturahmi ke rumah warga binaannya.

“Dengan demikian, sekecil apapun informasi cepat diketahui dan dilaporkan untuk dilakukan tindakan lebih lanjut,” tandasnya.(wyu-1508/azk)

Pos terkait